Untuk memperkuat Desa Tangguh Bencana (DESTANA) maka telah dilakukan beberapa kegiatan di tujuh desa program di kabupaten TTU diantaranya Pelatihan Fasilitator DESTANA, Penyadaran Kritis Tentang Pengurangan Risiko Bencana, Penumbuhan dan Penguatan Forum Relawan PRB Desa serta memfasilitasi penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di 8 sekolah yang tersebar 7 desa sasaran program tersebut. Selain itu, kegiatan teknis lain yang telah dilakukan yaitu pelatihan dan pendampingan konservasi sumber mata air serta upaya diversifikasi sumber pendapatan masyarakat yang rentan terhadap bencana alam dan non alam melalui usaha pengolahan pasca panen untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Untuk mengetahui sejauh mana hasil implementasi program-program tersebut dapat berjalan dengan baik maka  perlu dilakukan pertemuan evaluasi dan perencanaan dengan melibatkan wakil masyarakat, Pemdes, tenaga pendidik/guru, BPBD dan pemangku kepentingan lainnya sehingga dapat mendorong peran aktif  masyarakat  dan  relawan di tingkat desa dalam upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana. Kegiatan-kegiatan tersebut akan berjalan maksimal bila adanya dukungan dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak. Oleh karena itu,

Adapun tujuan utama dari pertemuan adalah untuk mengevaluasi perkembangan kegiatan Forum PRB di 7 desa sasaran program selama 6 bulan berjalan dan menyusun rencana kegiatan sebagai tindakan strategis untuk meningkatkan kualitas program pada 6 bulan berikutnya.  Sedangkan output dari kegiatan ini antara lain:

Kegiatan ini telah dilaksanakan selama 1 hari efektif yaitu pada hari Rabu tanggal 28 April 2021 di Training Center Agrosilvopastoral Yayasan Mitra Tani Mandiri, Jl. Basuki Rachmat, Kefamenanu, TTU dengan peserta sebanyak 55 orang dari unsur pemerintah Desa, Pengurus dan relawan Forum PRB Desa, Tenaga Pendidik/Guru, BPBD, Dinas PKO, Forum PRB Kabupaten TTU serta Staf Program dan Manajemen YMTM.