Pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Tanggap Darurat Bagi Fasilitator di Kabupaten Timor Tengah Utara – NTT

Yayasan Mitra Tani Mandiri bekerja sama dengan Caritas Germany, BNPB dan Pusat Studi Manajemen Bencana telah menyelenggarakan pelatihan Desa Tangguh Bencana dan Tanggap Darurat bagi fasilitator di kabupaten Timor Tengah Utara – NTT pada tanggal 17-23 Februari 2020. Adapun pelatihan ini dilatarbelakangi masih ditemukannya berbagai kendala dalam implementasi program di lapangan terutama pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi dampak bencana yang diakibatkan oleh perubahan iklim masih rendah. Selain itu peran aktif masyarakat dan relawan di tingkat desa dalam upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana masih terbatas pula.

Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kapasitas peserta terhadap penanggulangan dan pengurangan risiko bencana, meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan kajian bencana partisipatif dan pengembangan sistem peringatan dini serta mampu menyusun rencana kontigensi dalam upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana dan peserta mampu menjadi fasilitator yang siap memfasilitasi masyarakat untuk menyiapkan diri dalam menghadapi bencana dan mencegah atau mengurangi terjadinya bencana serta membangun kerjasama multipihak mulai dari tingkat desa sampai tingkat kabupaten untuk menyuarakan kepentingan masyarakat terkait isu bencana kepada para pengambil kebijakan agar kebijakan yang dibuat dapat mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana.

Pelaksanaan latihan bertempat di Training Center Agrosilvopastoral Yayasan Mitra Tani Mandiri, dengan metode ceramah, diskusi kelompok, curah pendapat, simulasi dan sharing pengalaman.
Pelatihan diikuti oleh 27 orang dari unsur petani desa program, tenaga pendidik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU, Forum PRB Kabupaten TTU dan Staf YMTM.